Lokakarya Penanganan Calon Pengantin Libatkan Lintas Sektor di Mamuju

Mamuju – Kegiatan lokakarya penanganan calon pengantin (catin) diselenggarakan di Hotel Aflah Mamuju oleh Dinas Kesehatan Kab/. Mamuju selama tiga hari, mulai tanggal 2 hingga 4 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya peningkatan kesehatan dan kesiapan pasangan sebelum memasuki pernikahan, sekaligus mendukung pencegahan stunting sejak masa pranikah.

Lokakarya tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan di Kabupaten Mamuju, di antaranya perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA), Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Mamuju kecuali KUA Kecamatan Salissingan, serta para penyuluh agama dari Islam, Kristen, dan Katolik. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan perwakilan kecamatan, pemerintah desa, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas.

Dalam pelaksanaannya, lokakarya ini menitikberatkan pada pembahasan alur pelayanan bagi calon pengantin, mulai dari tahap persiapan hingga pendampingan sebelum pernikahan. Diskusi juga difokuskan pada penguatan peran masing-masing instansi serta sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan yang terpadu bagi calon pengantin di Kabupaten Mamuju.

Sejumlah narasumber dari berbagai instansi turut memberikan materi dalam kegiatan tersebut, antara lain dari Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), serta Kementerian Agama.

Para narasumber memaparkan peran dan kontribusi masing-masing instansi dalam mendukung pembinaan dan pelayanan kepada calon pengantin. Selain itu, dalam kegiatan ini juga menghadirkan dokter ahli yang memberikan pemaparan terkait stunting, khususnya mengenai pentingnya persiapan kesehatan calon pengantin untuk mencegah terjadinya stunting pada generasi mendatang. Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuk koordinasi yang lebih kuat antarinstansi sehingga pelayanan bagi calon pengantin dapat berjalan lebih efektif dan terpadu di Kabupaten Mamuju.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *