Orientasi SDIDTK dan PMBA bagi Puskesmas Digelar di Mamuju

Mamuju – Kegiatan Orientasi Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) serta Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) bagi tenaga kesehatan Puskesmas resmi dilaksanakan di Hotel Aflah Mamuju pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini berlangsung selama lima hari hingga Selasa (3/3/2026) dan diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai Puskesmas di Kabupaten Mamuju.

Kegiatan orientasi tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju, dr. Sita Harit Ibrahim, Sp.PD, yang sekaligus memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh peserta kegiatan. Dalam sambutannya kepala dinas menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan Puskesmas dalam pelaksanaan program SDIDTK dan PMBA.

Program SDIDTK merupakan layanan kesehatan anak yang berfokus pada stimulasi perkembangan, deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang, serta intervensi dini apabila ditemukan masalah pada anak. Di tingkat Puskesmas, program ini menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan anak melalui pemantauan pertumbuhan, penilaian perkembangan menggunakan instrumen skrining, edukasi kepada orang tua mengenai stimulasi perkembangan sesuai usia, serta rujukan dan intervensi apabila ditemukan keterlambatan tumbuh kembang.

Selain itu, program PMBA juga menjadi fokus dalam kegiatan orientasi ini. PMBA bertujuan meningkatkan praktik pemberian makan yang tepat bagi bayi dan anak untuk mendukung pertumbuhan optimal serta mencegah masalah gizi. Implementasi program ini di Puskesmas meliputi promosi Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI eksklusif, konseling pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) sesuai usia dan kebutuhan gizi, pemantauan status gizi anak, serta edukasi perilaku makan sehat bagi keluarga guna mencegah stunting.

Kegiatan ini diikuti oleh 36 peserta yang terdiri dari penanggung jawab program SDIDTK, bidan, dan tenaga pelaksana gizi (TPG) dari 23 Puskesmas di Kabupaten Mamuju. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memahami konsep dan prosedur SDIDTK secara lebih mendalam, meningkatkan kemampuan praktik PMBA, serta menyelaraskan pelaksanaan pelayanan kesehatan dengan pedoman dan standar nasional yang berlaku.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan anak di Puskesmas semakin meningkat, khususnya dalam pemantauan tumbuh kembang serta pemenuhan gizi bayi dan anak di Kabupaten Mamuju.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *